MoU dengan PerpusDa, MTs NU Al Mujahidin Rawalo Dapatkan Layanan Perpustakaan Keliling dan SILADUTUL

Rawalo 26/08/2026- Upaya meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di kalangan peserta didik terus dilakukan oleh MTs NU Al Mujahidin Rawalo. Salah satunya melalui kerja sama dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas yang diwujudkan dalam kegiatan layanan Perpustakaan Keliling di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara Perpustakaan MTs NU Al Mujahidin Rawalo dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas. Kehadiran perpustakaan keliling memberikan kesempatan kepada para murid untuk mendapatkan akses terhadap berbagai bahan bacaan yang lebih beragam dan menarik.

Dalam kegiatan tersebut, para murid dapat mengunjungi armada perpustakaan keliling, memilih berbagai koleksi buku sesuai minat, serta memanfaatkan fasilitas layanan yang disediakan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana rekreasi edukatif, tetapi juga mampu menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari peserta didik. Selain layanan perpustakaan keliling, kerja sama antara kedua lembaga juga diwujudkan melalui program Silang Layan Terpadu Gutul (SILADUTUL). Melalui program ini, MTs NU Al Mujahidin Rawalo mendapatkan layanan peminjaman koleksi buku untuk digunakan selama satu semester. Program SILADUTUL menjadi langkah strategis dalam memperkaya koleksi bacaan yang dapat diakses oleh warga madrasah. Dengan adanya peminjaman buku dalam jangka waktu satu semester, murid dan guru memiliki kesempatan lebih luas untuk memanfaatkan buku sebagai sumber belajar maupun bahan bacaan pengembangan wawasan.
Literasi bukan sekadar aktivitas membaca, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berilmu, berwawasan, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui layanan Perpustakaan Keliling dan program SILADUTUL, MTs NU Al Mujahidin Rawalo terus berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang kaya akan sumber pengetahuan. Literasi bukan sekadar aktivitas membaca, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berilmu, berwawasan, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kerja sama ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara madrasah dan lembaga perpustakaan daerah dapat menjadi salah satu strategi nyata untuk menghadirkan akses literasi yang lebih dekat, mudah, dan menyenangkan bagi para murid. (Humas TsaNUMuja).



