Berita
Berita Madarasah
-
Perkuat Perlindungan Peserta Didik, MTs NU Al Mujahidin Rawalo Gelar Sosialisasi Antibullying dan Bagikan Buku Edukasi

Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak, MTs NU Al Mujahidin Rawalo menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying atau perundungan yang disampaikan oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata madrasah dalam meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya saling menghormati, menjaga sikap, serta membangun hubungan pertemanan yang positif di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Guru BK memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasinya. Peserta didik juga diberikan pemahaman bahwa perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi dapat pula berbentuk ejekan, hinaan, ancaman, pengucilan, maupun tindakan menyakiti orang lain melalui media sosial.
Melalui sosialisasi ini, peserta didik diharapkan mampu mengenali perilaku yang termasuk perundungan, memahami perasaan dan hak orang lain, serta berani mengambil sikap ketika melihat atau mengalami tindakan bullying. Mereka juga diingatkan agar tidak menjadi pelaku, tidak ikut menertawakan atau menyebarkan tindakan perundungan, dan berani melaporkan kejadian kepada guru atau pihak yang dapat memberikan bantuan.

Sebagai bagian dari upaya penguatan edukasi dan perlindungan diri peserta didik, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian buku berjudul “Lindungi Diri, Jaga Masa Depan (Mencegah Bullying, Narkoba, dan Kekerasan Seksual)”, terbitan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs Kabupaten Banyumas.

Pembagian buku tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk mengenali berbagai bentuk ancaman yang dapat membahayakan keselamatan, kesehatan, dan masa depan mereka. Selain membahas pencegahan bullying, buku ini juga mengangkat pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba serta memahami upaya pencegahan kekerasan seksual.
Dengan adanya buku tersebut, peserta didik diharapkan memiliki sumber bacaan yang dapat membantu mereka memahami pentingnya menjaga diri, berani berkata tidak terhadap ajakan yang membahayakan, mengenali situasi yang tidak aman, serta mencari pertolongan kepada orang dewasa yang tepercaya ketika menghadapi masalah.
Pihak madrasah berharap kegiatan sosialisasi dan pembagian buku ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran dan membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh warga madrasah diharapkan turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari perundungan, penyalahgunaan narkoba, dan segala bentuk kekerasan. Madrasah juga menekankan pentingnya membangun budaya saling menghargai, peduli terhadap sesama, menjaga kehormatan diri, serta menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik dan bertanggung jawab. Apabila peserta didik mengalami atau menyaksikan tindakan yang membahayakan, mereka diharapkan tidak takut untuk bercerita dan meminta bantuan kepada Guru BK, wali kelas, maupun pihak madrasah.
Melalui kegiatan ini, MTs NU Al Mujahidin Rawalo menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendidik peserta didik agar unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, mampu melindungi diri, dan peduli terhadap keselamatan orang lain. Dengan semangat “Lindungi Diri, Jaga Masa Depan”, madrasah mengajak seluruh peserta didik untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, saling menghormati, dan bebas dari segala bentuk perundungan serta kekerasan. (Humas TsaNUMuja)
-
Membangun Kesadaran Sejarah dan Semangat Kebangsaan melalui Peringatan Sumpah Pemuda

ocondong, 28/10/2026 – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, MTs NU Al Mujahidin Rawalo menyelenggarakan kegiatan edukatif yang bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat karakter, serta meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Kegiatan diawali dengan apel pagi, dilanjutkan dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan menonton film bernuansa sejarah berjudul Wage Supratman. Rangkaian kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran bermakna bagi peserta didik agar tidak hanya mengenal sejarah melalui buku pelajaran, tetapi juga dapat memahami nilai-nilai perjuangan para tokoh bangsa melalui tayangan film yang menarik dan inspiratif.
Kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan MTs NU Al Mujahidin Rawalo. Apel pagi menjadi momentum untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat persatuan di kalangan warga madrasah. Usai apel pagi dan doa bersama, peserta didik mengikuti kegiatan menonton bersama film bernuansa sejarah berjudul Wage Supratman. Film ini mengajak peserta didik mengenal lebih dekat sosok Wage Rudolf Supratman, tokoh yang dikenal luas sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Melalui tayangan film tersebut, peserta didik diharapkan dapat memahami bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa tidak terwujud begitu saja. Ada perjuangan, keberanian, pengorbanan, dan semangat cinta tanah air yang diwariskan oleh para tokoh bangsa kepada generasi penerus. Film sejarah juga menjadi media pembelajaran yang menarik karena mampu menghadirkan gambaran peristiwa dan suasana perjuangan secara lebih nyata. Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak hanya mengetahui nama tokoh sejarah, tetapi juga mampu mengambil pelajaran dari nilai-nilai perjuangan yang ditunjukkan.
Melalui kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, MTs NU Al Mujahidin Rawalo berharap peserta didik dapat memahami bahwa menjadi pemuda Indonesia bukan hanya tentang usia, tetapi juga tentang semangat untuk terus belajar, berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi sesama.
Perjuangan generasi muda masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan melalui pendidikan, prestasi, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa. Semangat Wage Supratman dalam berkarya dan berkontribusi bagi bangsa diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk berani mengembangkan potensi diri, tidak mudah menyerah, dan senantiasa memiliki cita-cita yang tinggi.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang mau belajar, menjaga persaudaraan, dan terus berbuat baik. (Humas TsaNUMuja)
-
Ekstrakurikuler Sepak Bola MTs NU Al Mujahidin Dorong Pengembangan Bakat Siswa Sejak Dini

Locondong, 26 Oktober 2026 – Mengawali kegiatan dengan semangat dan kebanggaan, MTs NU Al Mujahidin Rawalo menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan piala dari tim sepak bola U11 kepada pihak madrasah. Kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk mengapresiasi perjuangan dan semangat para peserta didik yang telah mengikuti turnamen sepak bola yang diselenggarakan oleh KKFC Wangon pada Ahad, 25 Oktober 2026, di Wangon.

Tim sepak bola U11 MTs NU Al Mujahidin merupakan kelompok pemain berusia maksimal 11 tahun yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola secara rutin di madrasah. Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini, para peserta didik mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bakat, mengasah keterampilan bermain sepak bola, serta belajar tentang kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, dan tanggung jawab.
Penyerahan piala kepada pihak madrasah menjadi bentuk kebanggaan sekaligus ungkapan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepada para pemain dalam mengembangkan potensi mereka di bidang olahraga. Momen tersebut juga menjadi bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler di madrasah memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan bakat dan minat peserta didik.
Dalam kegiatan apel pagi, penyerahan piala ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MTs NU Al Mujahidin untuk terus berusaha, berlatih, dan berani mengikuti berbagai kompetisi sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Prestasi tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari proses belajar, kerja keras, kedisiplinan, dan keberanian untuk menghadapi tantangan.

Madrasah terus berkomitmen memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang, baik dalam bidang akademik, keagamaan, maupun nonakademik. Melalui kegiatan ekstrakurikuler sepak bola, peserta didik diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu bekerja sama dengan baik.
Pihak madrasah mengapresiasi semangat para pemain tim U11 yang telah membawa nama MTs NU Al Mujahidin dalam ajang turnamen tersebut. Dukungan dari para pembina, pelatih, guru, orang tua, dan seluruh warga madrasah menjadi bagian penting dalam perjalanan peserta didik untuk meraih prestasi.
Semoga pengalaman mengikuti turnamen KKFC Wangon menjadi bekal berharga bagi tim sepak bola U11 MTs NU Al Mujahidin untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik pada masa mendatang. (Humas TsaNUMuja)
-
Wujudkan Program Ngaji Berkualitas, MTs NU AlMujahidin Rawalo Bekali Guru dengan Metode Terarah

Locondong – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran keagamaan, MTs NU Al-Mujahidin Rawalo menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Metode Al-Miftah (Kitab Kuning/Program Pasca-BTA), Operasionalisasi Kurikulum, dan Pelaksanaan Yanbu’a bagi guru dan tenaga kependidikan pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Misbahus Surur, M.S.I., penyusun Buku Pintar Guru Yanbu’a sekaligus Pembina LMY Kabupaten Banyumas–Cilacap, sebagai pemateri.

Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu langkah strategis madrasah untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya para pengampu Program Ngaji di MTs NU Al-Mujahidin Rawalo. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang metode pembelajaran Al-Qur’an melalui Yanbu’a serta metode pembelajaran kitab kuning melalui Al-Miftah.

Pelatihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman guru mengenai pelaksanaan operasional kurikulum agar program pembelajaran keagamaan di madrasah dapat dilaksanakan secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Membekali Guru dengan Metode Pembelajaran yang Tepat
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Misbahus Surur, M.S.I., memberikan pembekalan mengenai penerapan metode Al-Miftah sebagai pendekatan pembelajaran untuk membantu peserta didik memahami dasar-dasar membaca kitab kuning. Metode ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Program Pasca-BTA sehingga peserta didik semakin siap mengikuti pembelajaran kitab kuning secara bertahap.

Selain itu, pembahasan mengenai metode Yanbu’a diarahkan pada penguatan kompetensi guru dalam membimbing peserta didik membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Pemahaman terhadap metode, tahapan pembelajaran, serta pelaksanaan program secara konsisten menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan madrasah.
Kehadiran pemateri yang berpengalaman dalam penyusunan Buku Pintar Guru Yanbu’a dan pembinaan LMY Kabupaten Banyumas–Cilacap memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperdalam wawasan sekaligus memperoleh bekal dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif.
Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya diharapkan memahami konsep dan metode pembelajaran, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari. Dengan demikian, pelaksanaan Program Ngaji di MTs NU Al-Mujahidin Rawalo dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
Peserta Merasakan Manfaat Pelatihan
Salah satu peserta pelatihan, Inggit Prayogi, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Ia merasa bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai metode pembelajaran yang digunakan dalam Program Ngaji.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan bekal yang berharga bagi guru untuk meningkatkan kualitas pendampingan kepada peserta didik, baik dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an melalui metode Yanbu’a maupun dalam pembelajaran kitab kuning melalui metode Al-Miftah.
Tanggapan positif tersebut menunjukkan bahwa pelatihan ini memiliki nilai penting bagi pengembangan kompetensi guru. Selain menambah wawasan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para pengampu Program Ngaji dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan metode yang telah dipelajari.
Pelatihan ini juga menjadi wadah bagi para guru untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan keagamaan kepada peserta didik.
Komitmen Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keagamaan
Penyelenggaraan pelatihan metode Al-Miftah dan Yanbu’a merupakan bagian dari komitmen MTs NU Al-Mujahidin Rawalo dalam memperkuat pendidikan keagamaan yang terintegrasi dengan pembelajaran umum. Madrasah berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an, memahami kitab kuning, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sejalan dengan visi madrasah, yaitu “Terwujudnya Lulusan yang Ber-Aswaja NU dan Unggul dalam Penguasaan Ilmu Pengetahuan Teknologi Kekinian.”

Melalui pembekalan bagi guru dan tenaga kependidikan, madrasah berharap Program Ngaji dapat terus berkembang menjadi program unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan masyarakat.
Dengan meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan, MTs NU Al-Mujahidin Rawalo berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, terarah, dan bermakna, sekaligus membangun generasi yang mampu membaca Al-Qur’an, memahami ilmu agama, serta siap menghadapi tantangan zaman.

MTs NU Al-Mujahidin Rawalo — Sekolah Bisa Ngaji, Ngaji Bisa Sekolah.
-
Yayasan Al Mujahidin Samsuri Peringati Hari Santri Nasional 2026, Kobarkan Semangat Santri Menuju Indonesia Emas

Locondong, 22 Oktober 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Yayasan Al Mujahidin Samsuri menyelenggarakan upacara peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Dusun Locondong. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh civitas akademika yang berada di bawah naungan Yayasan Al Mujahidin Samsuri, meliputi PAUD, MTs, MA, serta Pondok Pesantren Al Mujahidin. Pelaksanaan upacara ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sekaligus meneguhkan kembali komitmen santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Dr. Misbahus Surur, S.H.I., M.S.I., yang merupakan salah satu pengurus Pondok Pesantren Al Mujahidin sekaligus pembina MTs dan MA NU Al Mujahidin. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan motivasi kepada seluruh santri agar senantiasa mengambil peran dalam mewarnai kemajuan bangsa Indonesia. Beliau menegaskan bahwa santri tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu agama, tetapi juga harus mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang baik agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Santri harus senantiasa memberikan warna dalam kemajuan NKRI serta turut mengambil bagian dalam menyongsong Indonesia Emas dengan berlandaskan akhlakul karimah,” demikian pesan utama yang disampaikan dalam amanat pembina upacara.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan penguasaan teknologi, tetapi juga oleh karakter, integritas, serta akhlak mulia generasi mudanya. Santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional ini, Yayasan Al Mujahidin Samsuri berupaya menanamkan nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, cinta tanah air, dan tanggung jawab kepada seluruh peserta didik. Semangat santri diharapkan terus tumbuh dan berkembang, baik dalam lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Setelah pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional dilanjutkan dengan ziarah kubur untuk mendoakan para ulama. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjasa dalam menyebarkan ajaran Islam, membimbing umat, serta mewariskan nilai-nilai keilmuan dan perjuangan kepada generasi penerus.

Ziarah kubur juga menjadi sarana untuk mengingat kembali jasa dan pengorbanan para pendahulu, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa perjuangan menegakkan nilai-nilai agama dan kebangsaan harus terus dilanjutkan oleh generasi santri masa kini.Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan semakin memahami pentingnya menghormati guru dan ulama, menjaga tradisi keilmuan pesantren, serta mengamalkan ajaran Islam dengan penuh kebijaksanaan dan akhlakul karimah.

Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di lingkungan Yayasan Al Mujahidin Samsuri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat identitas santri sebagai generasi penerus perjuangan ulama dan penjaga keutuhan bangsa. Dengan semangat Hari Santri Nasional, keluarga besar Yayasan Al Mujahidin Samsuri berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam keimanan, mulia dalam akhlak, serta siap berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas.

Selamat Hari Santri Nasional 2026!
-
Membanggakan! Gugus Depan MTs NU Al Mujahidin Raih Sejumlah Prestasi dalam Ajang LT II Kwartir Rawalo Tahun 2026

Gugus Depan MTs NU Al Mujahidin berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Tingkat II (LT II) yang diselenggarakan oleh Kwartir Rawalo pada September 2026. Dalam kegiatan tersebut, regu Pramuka putra dan putri MTs NU Al Mujahidin berhasil meraih sejumlah penghargaan pada berbagai cabang perlombaan, sekaligus membawa pulang penghargaan umum Juara Harapan II Putra dan Juara Harapan II Putri.

Prestasi ini menjadi bukti semangat, kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan para peserta didik dalam mengikuti kegiatan kepramukaan. Berbagai capaian yang diraih menunjukkan bahwa anggota Pramuka MTs NU Al Mujahidin mampu bersaing dan menunjukkan potensi terbaiknya dalam berbagai bidang keterampilan kepramukaan.

Deretan Prestasi Regu Putri
Regu putri Gugus Depan MTs NU Al Mujahidin tampil membanggakan dengan meraih prestasi di tujuh cabang perlombaan. Adapun prestasi yang berhasil diraih adalah sebagai berikut:
- Juara I Cabang Peta Panorama.
- Juara I Cabang Obat Tradisional.
- Juara II Cabang Penggalang Rank 1.
- Juara II Cabang Masak Rimba.
- Juara II Cabang Yel-Yel Regu Putri.
- Juara III Cabang Poster Digital.
- Juara III Cabang Kaligrafi.
Capaian tersebut menunjukkan kemampuan regu putri dalam memadukan keterampilan kepramukaan, pengetahuan, kreativitas, seni, serta kerja sama tim. Prestasi Juara I pada cabang Peta Panorama dan Obat Tradisional menjadi salah satu pencapaian yang patut disyukuri, disertai keberhasilan meraih penghargaan pada lima cabang lainnya.
Deretan Prestasi Regu Putra
Tidak kalah membanggakan, regu putra Gugus Depan MTs NU Al Mujahidin juga berhasil meraih prestasi dalam empat cabang perlombaan, yaitu:
- Juara I Cabang Masak Rimba.
- Juara II Cabang Poster Digital.
- Juara II Cabang Penggalang Rank 1.
- Juara III Cabang Menaksir Putra.

Keberhasilan regu putra meraih Juara I pada cabang Masak Rimba menjadi salah satu pencapaian yang membanggakan. Selain itu, prestasi pada cabang Poster Digital, Penggalang Rank 1, dan Menaksir Putra memperlihatkan semangat peserta dalam mengembangkan keterampilan, ketelitian, kreativitas, dan kemampuan berpikir.
Menumbuhkan Karakter melalui Gerakan Pramuka
Lomba Tingkat II bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, melainkan juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik. Melalui kegiatan ini, para anggota Pramuka belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, serta sportivitas.
Pengalaman mengikuti berbagai cabang perlombaan juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka.
Keberhasilan yang diraih Gugus Depan MTs NU Al Mujahidin tentu tidak terlepas dari persiapan, latihan, kerja sama peserta, serta pendampingan para pembina. Dukungan madrasah dan seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih prestasi tersebut.

Menjadi Motivasi untuk Prestasi Selanjutnya
Pencapaian penghargaan umum Juara Harapan II Putra dan Juara Harapan II Putri, disertai sejumlah prestasi pada cabang perlombaan, menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTs NU Al Mujahidin.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mencoba hal baru, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan positif di madrasah maupun di luar madrasah.
Keluarga besar MTs NU Al Mujahidin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh anggota Pramuka putra dan putri yang telah berjuang dengan penuh semangat. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada kegiatan kepramukaan berikutnya.
-
Upacara Bendera MTs NU Al Mujahidin: Tanamkan Semangat Prestasi dan Akhlak Mulia

Senin, 19/10/2026- Kegiatan upacara bendera hari Senin di MTs NU Al Mujahidin berlangsung dengan khidmat. Upacara yang dipimpin oleh Ibu Kepala Madrasah, Fida Datul ‘Ulya, S.Pd.I., ini menjadi momentum untuk menanamkan semangat belajar, meningkatkan motivasi berprestasi, serta memperkuat pembentukan karakter dan akhlak mulia pada diri murid.

Dalam amanatnya, Ibu Fida Datul ‘Ulya, S.Pd.I. mengajak seluruh murid untuk senantiasa meningkatkan semangat belajar dan tidak pernah berhenti berusaha meraih prestasi. Menurutnya, setiap murid memiliki potensi yang perlu dikembangkan melalui kedisiplinan, kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar. Beliau juga menegaskan bahwa semangat mengejar prestasi harus berjalan seiring dengan penerapan akhlak dan budi pekerti yang baik. Murid diharapkan tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki sikap santun, menghormati guru, menyayangi sesama teman, menaati tata tertib madrasah, serta mampu menunjukkan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Selain pelaksanaan upacara bendera, kegiatan tersebut juga diisi dengan acara penyerahan piala, sertifikat kejuaraan, dan piagam penghargaan atas prestasi yang diraih dalam Lomba Tingkat II (LT II). Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemimpin Regu (Pinru) secara simbolis menyerahkan piala, sertifikat, dan piagam penghargaan kepada Kepala Madrasah, Fida Datul ‘Ulya, S.Pd.I. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan, kerja keras, kedisiplinan, dan semangat para peserta dalam mengikuti kegiatan kepramukaan.

MTs NU Al Mujahidin terus berkomitmen untuk mendukung tumbuhnya generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, terampil dalam berbagai bidang, serta memiliki akhlakul karimah sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak.
Melalui pesan yang disampaikan dalam amanat upacara, seluruh murid diharapkan semakin termotivasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh, berani meraih prestasi, dan tetap menjaga sopan santun serta budi pekerti dalam setiap kesempatan.

Prestasi adalah kebanggaan, tetapi akhlak mulia adalah kemuliaan. Keduanya perlu berjalan beriringan agar murid MTs NU Al Mujahidin tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (Humas Madrasah)
-
Perkuat Sinergi Madrasah dan Orang Tua, MTs NU Al Mujahidin Bahas Ziarah, Studytour, dan Hasil Asesmen

Rawalo, Sabtu, 17 Oktober 2026 — MTs NU Al Mujahidin Rawalo menggelar rapat persiapan kegiatan ziarah dan studytour yang melibatkan guru serta orang tua/wali murid kelas VIII dan IX. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di ruang kelas MTs NU Al Mujahidin Rawalo. Rapat ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis antara pihak madrasah dengan orang tua/wali murid dalam mempersiapkan kegiatan pendidikan di luar kelas. Melalui rapat tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan, persiapan, dan pelaksanaan kegiatan ziarah dan studytour.

Kegiatan ziarah diharapkan dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, menumbuhkan kecintaan terhadap ulama, serta meneladani perjuangan para tokoh penyebar Islam. Sementara itu, kegiatan studytour diharapkan mampu memperluas wawasan, menambah pengalaman belajar, dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengenal lingkungan serta pengetahuan secara lebih nyata. Selain membahas persiapan kegiatan ziarah dan studytour, rapat juga dimanfaatkan sebagai forum penyampaian laporan hasil Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) oleh masing-masing wali kelas. Penyampaian laporan ini menjadi bagian penting dalam memberikan informasi kepada orang tua/wali murid mengenai perkembangan hasil belajar peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran di madrasah. Melalui laporan tersebut, orang tua diharapkan dapat mengetahui capaian belajar putra-putrinya serta berperan aktif dalam memberikan pendampingan dan motivasi belajar di rumah.

Sinergi antara guru dan orang tua menjadi faktor penting dalam membantu peserta didik meningkatkan prestasi akademik, membangun kedisiplinan, serta mengembangkan karakter yang baik. Dengan adanya rapat persiapan ini, MTs NU Al Mujahidin Rawalo berharap kegiatan ziarah dan studytour dapat dipersiapkan dengan baik, berjalan lancar, serta memberikan manfaat bagi peserta didik. Di sisi lain, penyampaian laporan hasil asesmen diharapkan semakin memperkuat kerja sama antara madrasah dan orang tua dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. (Humas TsaNUMuja)
-
Sejenak Mengenang, Selamanya Menghargai: MTs NU Al Mujahidin Rawalo Doa Bersama untuk Para Pahlawan

Rawalo, 30 September 2026 — Sebelum memasuki ruang Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), bersamaan dengan Apel Pagi, keluarga besar MTs NU Al Mujahidin Rawalo melaksanakan kegiatan mengenang sejarah peristiwa G30S/PKI pada Rabu, 30 September 2026.

Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada seluruh murid mengenai pentingnya mengenang sejarah bangsa, khususnya peristiwa G30S/PKI. Melalui kegiatan ini, para murid diajak untuk memahami sejarah secara bijak sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan bangsa. Suasana kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk para pahlawan. Dengan penuh khidmat, seluruh peserta didik dan keluarga besar madrasah memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa para pahlawan.

Kegiatan ditutup dengan bersama-sama menyanyikan lagu “Gugur Bunga”. Lantunan lagu tersebut menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta didik sebelum mereka melanjutkan kegiatan Asesmen Sumatif Tengah Semester. Kegiatan ini bukan sekadar mengenang sebuah peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Di tengah kesibukan menghadapi asesmen, siswa diingatkan bahwa belajar tidak hanya tentang memperoleh nilai, tetapi juga tentang memahami sejarah, menghargai perjuangan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan meneruskan semangat para pahlawan melalui karya dan prestasi. Dengan hati yang lebih tenang dan penuh doa, para peserta didik kemudian memasuki ruang asesmen untuk mengikuti Asesmen Sumatif Tengah Semester.
Semoga ikhtiar, doa, dan perjuangan hari ini menjadi langkah menuju hasil terbaik serta membentuk generasi MTs NU Al Mujahidin Rawalo yang berilmu, berkarakter, dan mencintai tanah air. (Humas TsaNUMuja)
-
MoU dengan PerpusDa, MTs NU Al Mujahidin Rawalo Dapatkan Layanan Perpustakaan Keliling dan SILADUTUL

Rawalo 26/08/2026- Upaya meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di kalangan peserta didik terus dilakukan oleh MTs NU Al Mujahidin Rawalo. Salah satunya melalui kerja sama dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas yang diwujudkan dalam kegiatan layanan Perpustakaan Keliling di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara Perpustakaan MTs NU Al Mujahidin Rawalo dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas. Kehadiran perpustakaan keliling memberikan kesempatan kepada para murid untuk mendapatkan akses terhadap berbagai bahan bacaan yang lebih beragam dan menarik.

Dalam kegiatan tersebut, para murid dapat mengunjungi armada perpustakaan keliling, memilih berbagai koleksi buku sesuai minat, serta memanfaatkan fasilitas layanan yang disediakan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana rekreasi edukatif, tetapi juga mampu menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari peserta didik. Selain layanan perpustakaan keliling, kerja sama antara kedua lembaga juga diwujudkan melalui program Silang Layan Terpadu Gutul (SILADUTUL). Melalui program ini, MTs NU Al Mujahidin Rawalo mendapatkan layanan peminjaman koleksi buku untuk digunakan selama satu semester. Program SILADUTUL menjadi langkah strategis dalam memperkaya koleksi bacaan yang dapat diakses oleh warga madrasah. Dengan adanya peminjaman buku dalam jangka waktu satu semester, murid dan guru memiliki kesempatan lebih luas untuk memanfaatkan buku sebagai sumber belajar maupun bahan bacaan pengembangan wawasan.
Literasi bukan sekadar aktivitas membaca, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berilmu, berwawasan, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Melalui layanan Perpustakaan Keliling dan program SILADUTUL, MTs NU Al Mujahidin Rawalo terus berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang kaya akan sumber pengetahuan. Literasi bukan sekadar aktivitas membaca, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berilmu, berwawasan, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kerja sama ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara madrasah dan lembaga perpustakaan daerah dapat menjadi salah satu strategi nyata untuk menghadirkan akses literasi yang lebih dekat, mudah, dan menyenangkan bagi para murid. (Humas TsaNUMuja).




















