Berita

Wujudkan Program Ngaji Berkualitas, MTs NU AlMujahidin Rawalo Bekali Guru dengan Metode Terarah

Locondong – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran keagamaan, MTs NU Al-Mujahidin Rawalo menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Metode Al-Miftah (Kitab Kuning/Program Pasca-BTA), Operasionalisasi Kurikulum, dan Pelaksanaan Yanbu’a bagi guru dan tenaga kependidikan pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Misbahus Surur, M.S.I., penyusun Buku Pintar Guru Yanbu’a sekaligus Pembina LMY Kabupaten Banyumas–Cilacap, sebagai pemateri.

Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu langkah strategis madrasah untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya para pengampu Program Ngaji di MTs NU Al-Mujahidin Rawalo. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang metode pembelajaran Al-Qur’an melalui Yanbu’a serta metode pembelajaran kitab kuning melalui Al-Miftah.

Pelatihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman guru mengenai pelaksanaan operasional kurikulum agar program pembelajaran keagamaan di madrasah dapat dilaksanakan secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Membekali Guru dengan Metode Pembelajaran yang Tepat

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Misbahus Surur, M.S.I., memberikan pembekalan mengenai penerapan metode Al-Miftah sebagai pendekatan pembelajaran untuk membantu peserta didik memahami dasar-dasar membaca kitab kuning. Metode ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Program Pasca-BTA sehingga peserta didik semakin siap mengikuti pembelajaran kitab kuning secara bertahap.

Selain itu, pembahasan mengenai metode Yanbu’a diarahkan pada penguatan kompetensi guru dalam membimbing peserta didik membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Pemahaman terhadap metode, tahapan pembelajaran, serta pelaksanaan program secara konsisten menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan madrasah.

Kehadiran pemateri yang berpengalaman dalam penyusunan Buku Pintar Guru Yanbu’a dan pembinaan LMY Kabupaten Banyumas–Cilacap memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperdalam wawasan sekaligus memperoleh bekal dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif.

Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya diharapkan memahami konsep dan metode pembelajaran, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari. Dengan demikian, pelaksanaan Program Ngaji di MTs NU Al-Mujahidin Rawalo dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

Peserta Merasakan Manfaat Pelatihan

Salah satu peserta pelatihan, Inggit Prayogi, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Ia merasa bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama dalam menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai metode pembelajaran yang digunakan dalam Program Ngaji.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan bekal yang berharga bagi guru untuk meningkatkan kualitas pendampingan kepada peserta didik, baik dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an melalui metode Yanbu’a maupun dalam pembelajaran kitab kuning melalui metode Al-Miftah.

Tanggapan positif tersebut menunjukkan bahwa pelatihan ini memiliki nilai penting bagi pengembangan kompetensi guru. Selain menambah wawasan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para pengampu Program Ngaji dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan metode yang telah dipelajari.

Pelatihan ini juga menjadi wadah bagi para guru untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan keagamaan kepada peserta didik.

Komitmen Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keagamaan

Penyelenggaraan pelatihan metode Al-Miftah dan Yanbu’a merupakan bagian dari komitmen MTs NU Al-Mujahidin Rawalo dalam memperkuat pendidikan keagamaan yang terintegrasi dengan pembelajaran umum. Madrasah berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an, memahami kitab kuning, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini sejalan dengan visi madrasah, yaitu “Terwujudnya Lulusan yang Ber-Aswaja NU dan Unggul dalam Penguasaan Ilmu Pengetahuan Teknologi Kekinian.”

Melalui pembekalan bagi guru dan tenaga kependidikan, madrasah berharap Program Ngaji dapat terus berkembang menjadi program unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan masyarakat.

Dengan meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan, MTs NU Al-Mujahidin Rawalo berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, terarah, dan bermakna, sekaligus membangun generasi yang mampu membaca Al-Qur’an, memahami ilmu agama, serta siap menghadapi tantangan zaman.

MTs NU Al-Mujahidin Rawalo — Sekolah Bisa Ngaji, Ngaji Bisa Sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *